Berimanlah karena kau ingin beriman.. karena kau telah dengan sadar mendapati kebenaran.. bukan karena seseorang di depanmu ,yang menarik hatimu, yang ingin kau jadikan milikmu.. sehingga membuatmu menggebu ingin menunjukkan kesamaan kesamaan.
mungkin sedikit menjengkelkan bahwa yg aku maksud tergambar seperti dirimu yg sedang membaca ini. tapi sayangnya bukan, ini nasihat untuk diriku sendiri. karena pada suatu masa lampau, aku beriman bukan karena kudapati adanya suatu kebenaran. tetapi aku beriman karena ia beriman..nauzubillah..
hanya karena satu paras yg semu, kupalingkan wajah dari Dzat yang Maha Kekal..
sungguh.. aku termasuk orang orang yg beruntung karena berada dilingkungan yg mengondisikan pada kebenaran dan jalan yg lurus.. Fabiayyialaa irobbikumaa tukadzibaan, maka.nikmat Tuhan yg manakah yg engkau dustakan?